Production Process Does Not Meet Standards, WHO Postpones Sputnik V . Vaccine Permit

Vaksin COVID-19 buatan Rusia, Sputnik V, belum mendapat persetujuan dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Izin internasional untuk vaksin Sputnik V sudah diajukan sejak Februari, namun ada kendala yang menghambat proses WHO.

Penundaan tersebut dikarenakan salah satu pabrik yang memproduksi vaksin Sputnik V tidak memenuhi standar saat melakukan pemeriksaan. Otorisasi tersebut diperkirakan akan ditunda hingga pemeriksaan baru dilakukan. Berita politik dan ekonomi Rusia

“Produsen vaksin harus mempertimbangkan hal ini, membuat perubahan yang diperlukan dan bersiap untuk inspeksi baru. WHO sedang menunggu kabar bahwa pabrik-pabrik siap menjalankan tugasnya,” kata Jarbas Barbosa, wakil direktur Pan American Health Organization, dikutip oleh euronews, Kamis (23/9/2021).

Read More: Putin’s Party Wins Election, Russian Opposition Accuses Of Mass Fraud

Hal ini menyebabkan beberapa orang Rusia sengaja bepergian ke luar negeri hanya untuk mendapatkan dosis vaksin COVID-19. Ekonomi Rusia

“Saya memercayai Sputnik, tetapi itu tidak diakui di luar Rusia. Peraturan perjalanan global mengharuskan Anda memiliki sertifikat vaksinasi internasional agar dapat bekerja dengan nyaman,” Maria, seorang warga Moskow, seperti dikutip oleh Reuters. Politik Rusia

Sebuah studi di jurnal The Lancet melaporkan bahwa efektivitas vaksin Sputnik V bisa mencapai 91,6%. Politik Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *