Hal Langka Yang Dilakukan Rusia-AS, Bekerja Sama Untuk Membongkar Jaringan Penyelundup Narkoba

Rusia telah mengumumkan akan membongkar jaringan perdagangan narkoba internasional dalam operasi gabungan dengan Amerika Serikat (AS). Operasi bersama ini adalah bentuk kerja sama yang langka antara kedua negara, sering kali terjadi konflik.

Seperti dilansir AFP, Selasa (29/12/2020), Dinas Keamanan Federal (FSB) Rusia menyatakan telah melakukan misi multi-tahap dengan Departemen Kehakiman Amerika Serikat, yang berakhir dengan penyitaan 330 kilogram kokain dengan perkiraan nilai pasar satu miliar dolar. Ekonomi Rusia

Video yang dirilis oleh FSB ke media lokal Rusia menunjukkan petugas berpakaian preman menarik tersangka keluar dari berbagai mobil dan mengeluarkan kotak uang dan obat-obatan yang disita.

Read More: Rusia akan memblokir aplikasi seperti Facebook, Youtube, Twitter bahkan Google sekalipun

FSB dalam sebuah pernyataan menyerukan operasi gabungan dengan Amerika Serikat untuk mengungkap “komunitas kriminal transnasional yang mengkhususkan diri dalam penyelundupan kokain dari Amerika Selatan ke Rusia dan negara-negara Eropa lainnya.” Politik Rusia

Misi tersebut dilakukan secara bertahap, mulai Mei lalu di St Petersburg dan diakhiri dengan penemuan persediaan obat di Moskow bulan lalu.

Operasi bersama untuk mengungkap jaringan narkoba ini adalah contoh langka kerja sama antara Rusia dan Amerika Serikat, yang diketahui memiliki ketidakpercayaan yang mendalam terhadap satu sama lain pada berbagai masalah mulai dari campur tangan pemilu hingga peretas. Berita politik dan ekonomi Rusia

Awal bulan ini, anggota parlemen AS menuduh Rusia berada di balik serangkaian serangan dunia maya besar-besaran terhadap berbagai lembaga pemerintah AS. Pihak berwenang Rusia membantah tuduhan tersebut, dengan mengatakan mereka tidak memiliki bukti.

Rusia dan Amerika Serikat juga diketahui kesulitan menemukan titik temu untuk memperbarui perjanjian kontrol senjata nuklir START, yang berakhir pada Februari 2021.

Presiden Vladimir Putin mengatakan bulan ini bahwa hubungan Rusia dengan Amerika Serikat tidak mungkin membaik di bawah pemerintahan presiden terpilih Amerika Serikat berikutnya, Joe Biden. Politik Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *