Dibalik racunnya Navalny, Inggris Meyakinkan Bahwa Ada Agen Rusia Didalamnya

Pemerintah Inggris menegaskan bahwa Rusia belum menjawab pertanyaan tentang dugaan keracunan tokoh oposisi Alexei Navalny. Inggris mengatakan agen intelijen Rusia hampir pasti telah melancarkan serangan terhadap Navalny dengan agen saraf Novichok.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (17/9/2020), Kanselir Inggris Dominic Raab mengaku menyambut baik kabar kesembuhan Navalny yang kini tengah dirawat di sebuah rumah sakit di Berlin, Jerman. Politik Rusia

Namun Raab menekankan bahwa Rusia belum menjelaskan kasus Navany, apalagi mengetahui bahwa penggunaan senjata kimia tidak dapat diterima.

“Pemerintah Rusia berkewajiban menjelaskan apa yang terjadi pada Navalny,” kata Raab, berbicara di Washington DC, Amerika Serikat (AS), bersama Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo. Berita politik dan ekonomi Rusia

“Dari sudut pandang Inggris, sangat sulit untuk melihat penjelasan alternatif yang masuk akal untuk ini selain dari dinas intelijen Rusia, tetapi yang pasti pemerintah Rusia memiliki kasus untuk dijawab,” katanya.

Read More: Inilah Jejak Sejarah Lokasinya Pendaratan Pesawat Luar Angkasa Rusia Pertama Kalinya

Pada Selasa (15/9) waktu setempat, Navalny membagikan foto dirinya duduk di ranjang rumah sakit di Berlin, dikelilingi keluarganya. Dalam postingannya di media sosial, Navalny mengaku kini bisa bernapas sendiri tanpa bantuan alat.

Navalny, yang dikenal sebagai kritik dan saingan utama Presiden Vladimir Putin, jatuh sakit dalam penerbangan domestik ke Siberia bulan lalu. Dia dirawat di rumah sakit setempat sebelum diterbangkan ke Jerman untuk perawatan medis lebih lanjut. Ekonomi Rusia

Otoritas Jerman mengatakan dalam pengumuman mereka bahwa tes laboratorium di tiga negara mengkonfirmasi bahwa Navalny telah diracuni dengan agen pelindung saraf Novichok, yang juga dikenal sebagai senjata kimia yang dikembangkan di masa Soviet. Pemerintah Barat telah meminta penjelasan Rusia tentang masalah tersebut.

Rusia telah menjelaskan bahwa tuduhan bahwa pemerintahnya terlibat dalam kasus Navalny tidak berdasar. Politik Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *