At Putin’s Order, Russia Evacuates Its Citizens From Afghanistan

Angkatan Bersenjata Rusia mulai mengevakuasi lebih dari 500 warga Rusia dan warga berbagai negara bekas Uni Soviet dari Afghanistan pada Rabu (25/8).

Evakuasi tersebut adalah yang pertama diumumkan oleh Rusia, yang telah mengambil pandangan optimis yang hati-hati terhadap kepemimpinan baru Taliban di Kabul. Ekonomi Rusia

Seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (25/8/2021) Moskow mengatakan telah mengirimkan empat pesawat angkut militer untuk mengangkut lebih dari 500 warga Rusia, Belarusia, Kirgistan, Tajikistan, Uzbekistan, dan Ukraina.

Dalam sebuah pernyataan, militer Rusia mengatakan evakuasi dilakukan atas perintah Presiden Vladimir Putin dan Menteri Pertahanan Sergei Shoigu.

Semua pesawat dikatakan telah menerima air bersih, makanan dan selimut untuk para pengungsi.

Read More: Putin Rejects Afghan Refugees For Fear Of Militants Entering

Sementara Belarus, Kirgistan, Tajikistan dan Uzbekistan adalah anggota blok keamanan yang dipimpin Moskow, Ukraina dan Rusia memiliki hubungan yang tegang sejak Moskow mencaplok Krimea pada 2014 dan separatis pro-Rusia bubar di Ukraina timur. Berita politik dan ekonomi Rusia

Tidak seperti negara-negara Barat, Rusia belum mengevakuasi kedutaan besarnya di Kabul, setelah memperoleh jaminan perlindungan dari kedutaan Taliban.

Pekan lalu, duta besar Rusia untuk Afghanistan, Dmitry Zhirnov, mengatakan bahwa Taliban “berkomitmen untuk memulihkan ketertiban” di Kabul dan berperilaku “bertanggung jawab dan beradab.”

Namun pada Selasa (24/8), Kremlin mengatakan bahwa beberapa keluarga staf kedutaan, wanita dan anak-anak, mungkin telah dibawa keluar dari Afghanistan. Politik Rusia

Rusia dalam beberapa tahun terakhir telah beralih ke Taliban dan mencari kontak dengan kelompok itu untuk mencegah ketidakstabilan menyebar ke Asia Tengah, di mana Moskow memiliki pangkalan militer.

Sementara beberapa negara telah menyambut pengungsi Afghanistan yang melarikan diri dari Taliban, Putin memperingatkan agar pengungsi Afghanistan tidak memasuki Rusia. Putin mengatakan para militan bisa memasuki negara itu dengan dalih mencari suaka. Politik Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *